
Ketika kubuka lagi album itu, benar, semua terserak adanya.
Dengan indah.
Tak kusangka 17 april itu sangat bermakna.
Celotehan mereka membangkitkan semua aura di ruangan 3 x 3 meter itu.
Hmm...rasanya semangat di diri ini muncul begitu saja, meskipun tak seketika itu jua kurasa
Biarlah, biar kubiarkan dulu mereka yang bersemangat menggebu2 bahagia, ntar saja, nanti malam mungkin, atau esok pagi, semuanya akan menular kepadaku.
Yeah,, kuyakin itu
Sebentar tadi, ketika kubuka lagi semua album itu.
Album putih abu- abu sampai saat ini, hanya satu yang kurasa.
B a h a g i a.
Yap, aku bahagia karna pernah menjadi bagian dari mereka. Sampai saat ini pun begitu.
Semua diskusi, tertawaan, motivasi dan sindiran kecil bercampur dalam satu rasa.
Bangga.
Ya, kami bangga menjadi bagian dari buhul yang kuat itu.
Entahlah, entah siapa dulu yang memulainya.
Yang pasti, syukur tak hingga karna ukhuwah itu sampai kini masih terasa. Moga- moga nanti begitu jua.

Untuk sembilan dan buhul yang kuat, syukron katsir untuk semuanya...
Semoga kelak kita dipertemukan di syurgaNya
Penantian 25 desember 2015. Akan jadi apa jadinya?
